Beritaku Bintang678 - Shin Tae-yong menghadapi rekor kurang bagus memimpin Indonesia di Piala AFF U-23 2023. Pasalnya, belum ada pelatih asing yang berhasil membawa negaranya meraih kemenangan di piala AFF U-23.
Indonesia memiliki dua opsi latihan untuk Piala AFF U-23 pada Agustus mendatang. Pertama Indra Sjafri yang sukses menyabet gelar di SEA Games 2023, lalu ada Shin Tae-yong yang merupakan pelatih timnas senior maupun timnas Indonesia. Hanya untuk pelatih lokal? Sejarah mengatakan, sejauh ini Piala AFF U-23 tidak bersahabat dengan pelatih asing. Karena tiga pertandingan diselenggarakan, sang juara selalu menggunakan jasa pelatih lokal.
Pada edisi 2022, Vietnam menjadi juara. Vietnam dalam kondisi terbaiknya di bawah Dinh The Nam sebagai pelatih kepala. Hal yang sama terjadi saat Thailand meraih gelar pada 2005 dan saat Indonesia menang pada 2019. Thailand menang bersama pelatih Charnwit Polcheewin. Sedangkan Indra Sjafri menjadi juru taktik Indonesia saat menang.
Piala AFF U-23 2022 diikuti beberapa pelatih asing. Ryu Hirose (Jepang), Fabio Magrao (Brasil), Brad Maloney (Australia), Michael Weis (Jerman) dan Salva Valero Garcia (Spanyol) tidak memenangkan kejuaraan. Tidak akan pernah tampil di Piala AFF U-23 2022
Padahal, Shin Tae-yong berpeluang memimpin Indonesia di Piala AFF U-23 2023. Situasi Indonesia begitu pelik hingga harus mundur dari Piala AFF U-23.
Shin Tae-yong punya banyak masalah, mulai dari kamp pelatihan yang berantakan. Saat itu, dari 29 nama yang dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia, pemain yang mengikuti latihan tidak pernah sempurna.
Selain Covid-19, klub juga tidak melepas pemain karena Liga 1 BRI masih berlangsung. Terakhir, sebelum berangkat ke Kamboja, tujuh pemain menjalani tes Covid-19 dan beberapa kali melakukan kontak dekat. Indonesia dicoret dari Piala AFF U-23 2022.
Daftar pelatih tim juara Piala AFF U-23
Seri Piala AFF U-23 2005
Charnwit Polcheewin (Thailand)
Piala AFF U-23 2019
Indra Sjafri (Indonesia)
Seri Piala AFF U-23 2022
Dinh La Nam (Vietnam)






No comments: