Bintang678 - Palestina dikejutkan saat Indonesia bermain imbang 0-0 melawan WIB, Rabu (14/6/2023) malam. Pelatih Palestina Makram Daboub mengakuinya secara langsung.
Palestina sebenarnya lebih baik karena kini berada di peringkat 93 peringkat FIFA dibandingkan dengan timnas Indonesia yang berada di peringkat 149. Namun, Timnas Indonesia terbukti tampil lebih impresif di atas lapangan.
Tim Indonesia memiliki enam peluang untuk melepaskan
tembakan. Palestina hanya mengancam sekali.
"Hasilnya tidak akan kami komentari karena tidak penting. Tapi kompetisi kami terhenti selama tiga bulan, jadi mereka tidak bermain selama itu," ujarnya.
Kami ( Palestina ) hanya bisa bermain selama 15 menit
Meski begitu, pelatih berusia 50 tahun itu mengaku faktor cuaca mempengaruhi performa timnya. Dia mengatakan pemainnya hanya bertahan beberapa menit. "Kami bermain bagus selama 15 menit pertama. Setelah itu banyak masalah di lini tengah, kami banyak kehilangan bola dan cuaca cukup sulit," kata Makram.
"Kami mencoba bermain dengan cara kami, tapi itu sangat sulit. Indonesia punya kualitas, mereka berjuang di kandang, di depan fans. Kami mencoba segalanya, sayang hanya seri," lanjutnya. Naturalisasi duo ini menimbulkan masalah
Pria yang pernah berprofesi sebagai pelatih kiper itu menilai ada dua pemain Indonesia yang menarik perhatiannya. Meski lini depan tim merah putih kerap menghadirkan ancaman.
"Bertahan di 30 (Elkan Baggott) dan 23 (Marc Klok), mereka juga memiliki banyak pemain cepat di depan dan menimbulkan banyak masalah di lapangan," katanya.
"Tapi mereka bermain bagus sebagai tim. Jadi saya berharap yang terbaik untuk Indonesia pada pertandingan berikutnya melawan juara dunia Argentina," kata Makram.







No comments: